UNICEF Indonesia’s cover photo
UNICEF Indonesia

UNICEF Indonesia

Non-profit Organization Management

UNICEF works to help the children of Indonesia reach their full potential

About us

UNICEF works to realize rights for children – especially for the most deprived and excluded – as enshrined in the UN Convention on the Rights of the Child and articulated in Indonesia's National Medium-Term Development Plan. We support the Government to put children first and invest in children’s survival, development and protection. We assist our partners to monitor and measure progress against these rights via the child-focused Sustainable Development Goals, with an emphasis on the most vulnerable children. Our programme interventions are rights-based, cut across different sectors, respond to the specific needs of girls and boys and address the vulnerabilities and strengths of children in their first and second decades of life. UNICEF has a strong on-the-ground presence in Indonesia, with seven regional and sub-regional offices. These are primarily in areas with the greatest disparities and service gaps. They complement our high-level policy and programme advice with practical support for planning, financing and service delivery, especially to advocate for quality, equity and sustainability. Indonesia has the world’s fourth largest child population. UNICEF's presence in the country means we have the potential to impact more than 80 million children. We take this responsibility seriously and are committed to ensuring that children and adolescents – the building blocks of Indonesia’s future – have an equal chance in life.

Website
http://www.unicef.or.id
Industry
Non-profit Organization Management
Company size
51-200 employees
Headquarters
Jakarta
Type
Nonprofit
Specialties
Health and Nutrition, Basic Education For All, Child Protection, Fighting HIV/AIDS, and Water and Environmental Sanitation

Locations

  • Primary

    World Trade Center 2, Jl. Jend. Sudirman Kav. 29

    22nd Flr

    Jakarta, ID

    Get directions

Employees at UNICEF Indonesia

Updates

  • View organization page for UNICEF Indonesia

    38,766 followers

    Seribu hari pertama kehidupan adalah masa emas yang menentukan masa depan anak. Di periode inilah fondasi kesehatan, kecerdasan, dan kesejahteraan anak dibangun. Setiap anak berhak tumbuh sehat dan mencapai potensi terbaiknya. Namun, di beberapa wilayah Indonesia, tantangan gizi masih menjadi hambatan besar bagi tumbuh kembang anak. Kurangnya asupan gizi ibu hamil, rendahnya konsumsi zat besi dan asam folat, serta praktik pemberian makan yang belum sesuai, termasuk rendahnya pemberian ASI eksklusif, masih menjadi tantangan bersama. Di Sulawesi Selatan, melalui dukungan UNICEF, Tanoto Foundation, dan Yayasan Jenewa Madani, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten terus memperkuat pendekatan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) untuk mengatasi penyebab stunting. Upaya ini mencakup penguatan layanan Posyandu, pemantauan pertumbuhan balita, penyuluhan MPASI, hingga edukasi pentingnya ASI eksklusif. Selain itu, edukasi dan konseling mengenai tiga pesan kunci pencegahan stunting juga terus digencarkan untuk mendorong perubahan perilaku di tingkat masyarakat. Melalui pelatihan bagi kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan komunitas lokal, pesan ini diharapkan dapat diterapkan langsung di lingkungan keluarga. Karena kami percaya, masa depan anak dimulai dari keluarga dan lingkungan yang peduli, dan mencegah stunting berarti berinvestasi untuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kuat. #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
      +1
  • Kesehatan mental adalah hak setiap orang. Namun, topik pembicaraan tentangnya masih sering dianggap tabu. Meski banyak anak dan remaja sudah menyadari pentingnya berbicara tentang kesehatan mental, stigma yang menyertainya masih kuat. Karena itu, penting bagi kita semua untuk mulai terbuka, saling mendengarkan, dan bersama-sama menjaga kesehatan mental diri sendiri serta orang di sekitar kita.   Melalui kemitraan ‘Thriving Together’, UNICEF dan Z Zurich Foundation bekerja sama membantu orang tua dan pengasuh mendukung kesehatan mental anak dan remaja. Orang tua dan pengasuh berada di garis depan, memberikan dukungan dan membantu anak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental. Tujuan kami adalah menjangkau setidaknya 11 juta orang pada tahun 2027.   Mari bersama-sama mengubah cara kita bicara tentang kesehatan mental.   Pelajari lebih lanjut tentang kemitraan ini di sini: https://lnkd.in/gQpyt78c #WorldMentalHealthDay #UntukSetiapAnak #ForEveryChild #ThrivingTogether

  • CHERY Chery Indonesia telah memperbarui kemitraannya dengan UNICEF senilai 6 juta dolar AS untuk mendukung pendidikan global 📚✨ Selama 3 tahun ke depan, kami akan membantu lebih banyak anak-anak mendapatkan akses ke pembelajaran berkualitas di Meksiko, Turki, Afrika Selatan, Tiongkok, Vietnam, dan Indonesia. Terima kasih, Chery, telah mendukung perjalanan belajar setiap anak! Informasi selengkapnya: https://lnkd.in/d6K_VFHe   #PoweringEveryChildsLearningJourney #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
  • Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia 2025 yang bertema “Be A Handwashing Hero” menjadi pengingat bahwa setiap orang bisa berkontribusi menyelamatkan nyawa dan membentuk generasi yang lebih sehat, hanya dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun. Program WINGS for UNICEF Generasi Bersih Sehat bersama NUVO Family menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat menjadi 'handwashing hero' dan bagian dari solusi dengan mendukung akses sanitasi yang aman dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah. Lebih dari 2.200 siswa di Aceh dan Sulawesi Selatan kini lebih sadar akan pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan bisa mempraktikkan kebiasaan PHBS dengan fasilitas sanitas sekolah yang aman, inklusif dan berketahanan iklim. Guru pun semakin aktif mengintegrasikan PHBS dalam kegiatan belajar mengajar. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyebutkan kemitraan ini sebagai contoh sinergi lintas sektor dalam memperkuat promosi PHBS dan mempercepat pencapaian target nasional untuk peningkatan sanitasi sekolah. Kemitraan WINGS Group dan UNICEF membuktikan bahwa perusahaan dapat memberikan aksi nyata dan menciptakan dampak berkelanjutan dalam mendukung tumbuh kembang dan prestasi anak-anak Indonesia. Apakah perusahaan Anda juga ingin berkontribusi bagi masa depan anak-anak Indonesia?  Hubungi kami di partnerships.id@unicef.org untuk berkolaborasi bersama UNICEF. #UntukSetiapAnak #ForEveryChild #WINGSforUNICEF #GenerasiBersihSehat 

  • View organization page for UNICEF Indonesia

    38,766 followers

    Indonesia telah membuat kemajuan signifikan dalam menangani masalah gizi anak. Namun, kini Indonesia menghadapi tantangan baru, obesitas pada anak. Laporan terbaru UNICEF “Feeding Profit" menyoroti tren terkini dan menyerukan aksi di tingkat nasional dan global. Di Indonesia, terdapat kemajuan dalam menurunkan angka kelebihan berat badan pada anak-anak di bawah usia 5 tahun, dari 8% menjadi 3% antara tahun 2007 hingga 2024. Namun, pada anak usia 5 sampai 19 tahun, angka kelebihan berat badan justru meningkat secara signifikan sejak tahun 2000, yang mencerminkan perubahan lingkungan pangan dan kebiasaan makan anak-anak. Laporan global ini juga menampilkan hasil riset yang dipimpin oleh UNICEF Indonesia mengenai pemasaran makanan tidak sehat, yang dirilis pada tahun 2025. Studi ini menganalisis praktik pemasaran dari 20 merek makanan terkemuka, dan menemukan bahwa 85% dari produk yang dipromosikan tidak sesuai untuk anak-anak berdasarkan ambang batas gizi WHO. Perkembangan pesat supermarket dan toko serba ada juga meningkatkan akses terhadap makanan ultra-proses, dengan 9 dari 10 remaja melaporkan sering membeli camilan kemasan yang tidak sehat. UNICEF Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah dan mitra, termasuk sektor swasta, untuk: ✅ Menghasilkan bukti terkait praktik pemasaran, pelabelan, dan perilaku konsumsi yang tidak sehat ✅Memperkuat regulasi pemasaran makanan ✅Meningkatkan standar pelabelan dan makanan di sekolah ✅Mendukung praktik menyusui dan pola makan sehat ✅Melibatkan anak-anak dan remaja dalam pendidikan gizi dan perubahan perilaku Baca laporan globalnya di sini 👉 https://lnkd.in/gMkBiYqt Baca studi UNICEF Indonesia tentang pemasaran makanan tidak sehat di sini 👉 https://shorturl.at/L8IJv #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
  • UNICEF Indonesia baru saja menerima penghargaan BAZNAS Supporters’ International Institution Award pada BAZNAS Awards 2025.   Penghargaan ini diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta pada 28 Agustus 2025, yang menganugerahkan apresiasi kepada lebih dari 900 penggerak zakat di Indonesia dan dunia, termasuk UNICEF Indonesia yang diwakili oleh Yoshimi Nishino (Chief of Social Policy) dan Ali Moechtar (Social Policy Specialist). Penghargaan ini menjadi bukti kerja sama erat antara UNICEF Indonesia dengan #BAZNAS dalam mendorong program-program yang berfokus pada anak melalui pembiayaan sosial Islam, serta komitmen bersama untuk memastikan #zakat dan pembiayaan inovatif dalam memberikan manfaat nyata bagi kehidupan setiap anak. Terima kasih BAZNAS atas penghargaan ini. Mari kita terus memperkuat kemitraan demi terciptanya dampak yang berkelanjutan bagi anak-anak di Indonesia.  #UntukSetiapAnak #ForEveryChild #IslamicFinance

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
  • UNICEF dan Temasek Foundation menjalin kemitraan senilai hampir US$2 juta untuk memperkuat layanan kesehatan dan pengasuhan anak di kelompok rentan di wilayah perkotaan Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah.   Inisiatif ini akan memperkuat kualitas layanan kesehatan dan pengasuhan di 1.000 hari pertama kehidupan, memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dengan Nurturing Care Framework (NCF), serta mengintegrasikan pemantauan tumbuh kembang anak dalam platform digital nasional SATUSEHAT.   Kami bangga menyambut Temasek Foundation sebagai mitra strategis dalam upaya penting ini. Bersama, kita pastikan setiap anak tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga bertumbuh dan berkembang secara optimal. #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    View profile for Kitty van der Heijden
    Kitty van der Heijden Kitty van der Heijden is an Influencer

    Deputy Executive Director, Partnerships @UNICEF

    Delighted to announce a new chapter in our collaboration with Temasek Foundation. On the sidelines #UNGA, I had the pleasure of meeting with Boon Heong Ng to officially launch a partnership of nearly US$2 million between UNICEF and Temasek Foundation focused on advancing optimal growth in the first 1,000 days of a child’s life in Indonesia. This new partnership will strengthen quality health services for mothers and young children in South Sulawesi and Central Java, where early investments can have the greatest and most lasting impact. We are proud of our longstanding relationship with Temasek Foundation, and thrilled to be deepening it through this important initiative. Together, we are helping ensure every child not only survives, but thrives. #EarlyChildhoodDevelopment #PartnershipForChildren UNICEF East Asia and Pacific, UNICEF Indonesia, June Kunugi, Carla Haddad Mardini 

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
  • Ketersediaan vaksin yang aman, bermutu, dan efektif merupakan elemen penting dalam mendukung program imunisasi nasional. Sehingga, dibutuhkan pengelolaan vaksin yang baik melalui sistem rantai dingin dan logistik imunisasi yang efektif dan efisien. Namun, masih terdapat tantangan di lapangan terkait penanganan, penyimpanan, distribusi, serta pemantauan suhu vaksin, terutama salah satunya terjadi pada fasilitas swasta, dan penyedia atau dan distributor vaksin swasta. Di 11-13 Juni 2025, UNICEF Bersama Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi melakukan pelatihan manajemen vaksin dan rantai dingin imunisasi yang diikuti oleh para penyedia dan distributor vaksin swasta, serta sejumlah perwakilan dari Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan Imunisasi Farmasi dan Direktorat Imunisasi. Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengetahuan terkait cara menyediakan dan mendistribusikan vaksin sesuai dengan standar UNICEF-WHO. Mari kita terus berkolaborasi untuk memastikan penanganan, penyimpanan dan distribusi vaksin yang dikelola dengan aman, sehingga bisa dimanfaatkan oleh setiap anak mendapatkan vaksin yang berkualitas sesuai jadwalnya 😊 #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
  • View organization page for UNICEF Indonesia

    38,766 followers

    UNICEF bersama Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menghadirkan Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak 2025 🎉 Dengan tema umum “Hak Anak” serta special mention isu krisis iklim, keamanan air, dan dampaknya pada anak-anak, penghargaan ini adalah panggung bagi jurnalis yang mendedikasikan suara mereka untuk masa depan generasi penerus.   Catat tanggalnya: 🗓 Kamis, 18 September 2025 ⏰ Pukul 14.00 – 16.00 WIB 📌 Daftar sekarang melalui link ini https://lnkd.in/gsHqXrty    #HakAnak #JurnalismeUntukAnak #UNICEF #AJIIndonesia #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    • No alternative text description for this image
  • Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, bersama UNICEF dan Badan Gizi Nasional, mengunjungi Biak, Papua, untuk meninjau program peningkatan gizi, pembelajaran, dan kesejahteraan anak-anak. Kunjungan ini menyoroti kemitraan strategis dalam penyediaan makanan sehat di sekolah dan penguatan kapasitas lokal, serta meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran literasi, numerasi, dan kesadaran gizi. Selama kunjungan, delegasi berinteraksi dengan siswa-siswa sekolah dasar di ruang kelas, berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran literasi dan numerasi, edukasi gizi, serta mengamati waktu makan di sekolah. Baca selengkapnya: https://lnkd.in/ggKbuRrh #UntukSetiapAnak #ForEveryChild

    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image
    • No alternative text description for this image

Affiliated pages

Similar pages

Browse jobs